Monday, 22nd December 2025
by Admin

Imuners mungkin lagi bingung, mau kasih kado spesial apa ya ke Ibu di hari spesialnya?
Yang paling awal kepikiran pasti ngasih bunga, coklat, atau kartu ucapan buat bikin hati Ibu berbunga-bunga di hari spesial ini.
Padahal, ada loh kado yang bisa jadi penyelamat dan bikin Ibu kita untuk tetap sehat di masa tuanya nanti yaitu dengan Imunisasi dan screening HPV.
Kenapa imunisasi dan screening HPV bisa jadi penyelamat Ibu tercinta di hari tuanya? Yuk, simak pembahasan selengkapnya berikut ini.
HPV (human papillomavirus) merupakan salah satu jenis virus yang sangat umum menyebar, dan sebagian besar orang akan terpapar setidaknya sekali dalam hidupnya.
Serangan virus ini tergolong berbahaya karena beberapa tipe HPV bisa memicu kanker, terutama kanker serviks.
Selain kanker serviks, virus HPV juga bisa menyebabkan kanker anus, vagina, vulva, hingga kanker di area mulut dan tenggorokan.
Yang lebih berbahaya adalah kanker akibat HPV berkembang secara perlahan, dan membuat penderita tidak sadar dirinya sudah terinfeksi.
Infeksi bisa terjadi bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun, sebelum akhirnya berubah menjadi kanker.
Artinya, resiko ini tidak otomatis hilang hanya karena seseorang sudah berusia 40, 50, atau 60 tahun.
Inilah alasan kenapa imunisasi dan skrining HPV tetap relevan untuk para ibu dan perempuan usia lanjut.
Setelah paham kenapa HPV masih bisa mengintai perempuan lanjut usia, pertanyaan selanjutnya yang mungkin muncul adalah “apakah imunisasi HPV masih efektif untuk Perempuan lanjut usia?”
Banyak panduan internasional sepakat bahwa waktu terbaik imunisasi HPV adalah sebelum seseorang aktif secara seksual. Itulah kenapa imunisasi ini sangat dianjurkan pada anak dan remaja.
Akan tetapi, menurut berdasarkan hasil riset dari beberapa lembaga kesehatan dunia, imunisasi HPV tetap bisa memberi manfaat pada orang dewasa, bahkan sampai usia 45 tahun, dalam kondisi tertentu.
Imunisasi HPV memang tidak menyembuhkan infeksi yang sudah terjadi, tapi imunisasi ini masih bisa melindungi dari tipe HPV lain yang belum pernah masuk ke tubuh.
Hal ini tergolong penting, karena:
Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menegaskan bahwa imunisai HPV untuk usia 27–45 tahun tidak tergolong imunisasi wajib, tetapi bisa dipertimbangkan setelah diskusi dengan dokter.
Imuners bisa berkonsultasi dahulu dengan dokter mengenai imunisasi HPV untuk Ibu tersayang. Jika dirasa masih memberikan manfaat, ini bisa jadi hadiah hari ibu yang bermanfaat.
Untuk perempuan usia dewasa dan lanjut, skrining kanker serviks adalah salah satu bentuk perlindungan untuk kesehatan yang paling penting.
Skrining memang bukan termasuk pengobatan, tetapi menjadi media untuk mendeteksi masalah sedini mungkin sebelum berubah menjadi masalah yang lebih besar.
Menurut American Cancer Society, skrining kanker serviks idealnya dimulai pada usia 25 tahun dan dilanjutkan sampai sekitar usia 65 tahun, selama hasil pemeriksaan sebelumnya baik.
Metode yang direkomendasikan saat ini adalah:
Tes HPV dinilai lebih akurat karena langsung mendeteksi virus penyebab kanker, bukan hanya perubahan sel.
Di Inggris, National Health Service (NHS) juga menerapkan prinsip serupa. Perempuan usia 25 sampai 64 tahun diundang skrining rutin setiap 5 tahun.
Jika hasilnya normal, mereka tidak perlu tes terlalu sering. Jika ada temuan tertentu, pemantauan dilakukan lebih ketat.
Pemeriksaan teratur sesuai jadwal jauh lebih efektif daripada tes berkali-kali tanpa pola yang jelas.
Pertanyaan lain yang sering muncul seputar skrining HPV adalah apa skrining masih perlu dilakukan meski sudah imunisasi?
Imunisasi HPV memang melindungi dari sebagian besar tipe HPV berisiko tinggi, tapi tidak semuanya.
Selain itu, imunisasi tidak bisa mengobati infeksi yang sudah terjadi sebelumnya. Jika seseorang sudah pernah terpapar HPV tertentu, imunisasi tidak bisa menghapus infeksi itu.
Oleh karena itu, perempuan yang sudah imunisasi masih tetap perlu skrining rutin, dan hal ini berlaku untuk semua usia.
Hari Ibu sering menjadi waktu refleksi untuk kita maupun untuk Ibu tercinta.
Kita seringkali melihat Ibu sebagai seseorang yang menjaga, merawat, dan menguatkan keluarga, tapi sering kali ibu lupa menjaga dirinya sendiri.
Menghadiahkan ibu dengan imunisasi HPV dan skrining kanker serviks adalah bentuk kasih sayang yang nyata.
Hadiah ini memang bukan hadiah yang bisa dipajang dan dilihat secara fisik, tapi manfaatnya bisa menyelamatkan nyawa.
Bagi para ibu sendiri, memutuskan untuk melakukan skrining atau konsultasi soal imunisasi bukan tanda takut sakit. Hal ini justru menjadi tanda kendali dan kepedulian pada masa depan.
Untuk Imuners yang bingung di mana bisa imunisasi atau skrining HPV, bisa datang ke Klinik Imunicare .
Di Klinik Imunicare , Imuners bisa imunisasi HPV sekaligus skrining HPV lewat pap smear, tes HPV, tes urin dan metode lainnya.
Selain HPV, Imuners juga bisa sekalian update imun dari penyakit menular berbahaya lainnya.
Imunisasi HPV dan skrining rutin mungkin tidak terasa istimewa di hari pemberiannya. tapi perlindungan yang diberikannya bekerja diam-diam, bertahun-tahun ke depan.
Di Hari Ibu ini, mungkin sudah saatnya kita memperluas makna hadiah. Bukan hanya yang membuat senang hari ini, tetapi juga yang menjaga kesehatan ibu untuk tahun-tahun mendatang.
Karena ibu yang sehat adalah hadiah terbesar, bagi keluarga dan bagi dirinya sendiri.
Sumber